Malam merisalahkan aku pada degup mu,
mengambang ditapal batas,
yang aku adalah biduk kau sandar,
setelah melayari lancang pesiar,
Maka akupun melapuk tak terjamahkan,
serta membiarkan hanyut meng-kiambang
dengan arah yang entah......
mengambang ditapal batas,
yang aku adalah biduk kau sandar,
setelah melayari lancang pesiar,
Maka akupun melapuk tak terjamahkan,
serta membiarkan hanyut meng-kiambang
dengan arah yang entah......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar